Akber Jakarta Lagi
Saya bingung mau judulnya apa tentang materi ini. Intinya sich ingin sharing tentang materi Akademi Berbagi (Akber) Jakarta kemarin yang topiknya “Online Community Engagement” dan pembicaranya adalah Waraney, Digital Managernya Indo Pasific Edelman. Materi ini buat saya menarik karena ya berhubungan gitu kan ya sama kerjaan
Sayang materinya belum diupload oleh admin Akber tapi ijinkan memori lemah saya ini menguraikan di blog ini.
Jadi, Online Community Engagement ini merupakan sebuah proses interaksi dengan komunitas online, yang biasanya digunakan oleh brand untuk kenal lebih dekat komunitas mereka. Prosesnya si brand ini akan datang ke Public Relation (PR) mereka untuk bilang “Hei, saya mau masuk ke ranah sosial media. Entah itu di FB, Twitter, Kaskus atau lain sebagainya.” Nah, sebelum seorang PR atau social media division membuat keputusan apakah brand itu akan buat akun di media sosial, kita harus tahu dulu komunitas brand ini banyak berinteraksinya dimana. Karena tidak semua media sosial bisa digunakan lho. Ada satu komunitas brand A yang justru lebih sering main di milis daripada di FB, Twitter atau Kaskus. Begitu juga sebaliknya.
Oleh karena itu, harus ada research terlebih dulu.
Kemudian, setelah media sosialnya sudah ditentukan, PR mengatur waktu untuk bertemu dengan para komunitas ini. Misalnya saat sebuah brand handphone terkenal mau membuat page di FB. PR mereka pun mengundang beberapa komunitas independen mereka yang sudah terlebih dulu eksis di FB. Mereka tidak meminta komunitas independen ini menutup akun mereka, tapi PR mendengarkan apa masukan, pertanyaan, saran, dan kritik mereka. Dan voila! Page FB resmi brand ini akhirnya sukses di-launching dan banyak masyarakat yang menjadi anggota page mereka serta semua komunitas independen mereka itu tetap eksis dan menjadi anggota page FB yang resmi.
Nah, untuk tahu komunitas yang cocok bagi klien yang pasti kita harus eksis di dunia maya. Ikut media sosial mana pun dan penting nich, ternyata berguna banget untuk follow blog-blog orang.
Masing-masing brand mempunyai cara tersendiri untuk mendekati komunitasnya. Kalau dulu, mereka terbiasa bikin acara off air tapi sekarang lebih ke media sosial. Caranya pun bisa bikin akun sendiri atau mendekati artis-artis untuk jadi brand ambassador mereka. Bahkan ada lho yang katanya sekarang beli akun twitter yang follower-nya jutaan terus ganti nama jadi nama sebuah brand. Astaga.
Hehehe…saya membahasnya lebih ke sudut PR ya…lalu Waraney juga membahas etika bersosial media. Ya sama saja sich dengan etika offline. Jujur, be authentic, and be ur self. Sama kan, tidak ada bedanya.
Ya kurang lebih seperti itu materinya. Ohya, kalau tertarik dengan materi-materi Akber, sila unduh di sini dan jika ingin tahu Akber Jogja yang digelar di hari yang sama sila baca di blognya Mas Jarwadi
Deva



emang sih brand2 jaman sekarang jadiin socmed sebagai senjata andalan
belum lagi ditambah komunitas-komunitas yg semakin hari semakin banyak.
bisa dimanfaatkan betul nih buat mencari konsumen
Betul, harus bisa mapping konsumen
Wah menarik banget nih nyesel juga gak dateng…sayangnya saya memang baru pernah ikut sekali akber tentang creative writing. Kayaknya perlu nongol lagi nih buat nimba ilmu lebih banyak
Ooo creative writing sama Pak Subiakto ya? Saya justru gak dateng pas pematerinya Pak Subiakto hehehe…
Brand sekarang memang secara tak langsung harus.masuk ke ranah media sosial yak.. Soalnya banyak orang2 yg sekarang gak nonton TV lagi.. hehehe
Ya, kayaknya memang sekarang orang jarang nonton tv tapi belum ada datanya sich apakah hal itu benar ato gak…
Wiw…keren ya kegiatannya
Sukses deh buat Akademi Berbagi.
Semoga terus berbagi dengan sesama
Berbagi bikin happy
Ada tho orang beli akun cuma karena pemasaran, haha gila ya…
Yup, dimana ada uang maka ada aja jalannya untuk ngedapetin itu Una…
sekarang udah mulai banyak ya event sosial blogger. gak boleh kalah neh
Iya, ayooo gabung. Anyway, akber ini sudah ada di berbagai daerah di Indonesia kok
research terlebih dulu emang penting..
hehehe.. abiar gag kenapa kenapa nantinya
Hahahaa untuk urusan bisnis, research itu wajib…
Lo dateng Dev, huah, tau gitu gw barengan lo aja.
hehehe, kemaren gw baca tuh Dev infonya di web mereka, berhubung ga tau tempatnya dan kepikirannya gak ada temen yang mau kesana juga. gak jadi aja deh gw.
kalo tau lo kesana juga. minta bareng deh gw
Wahhhhh gw juga dateng sendirian. Gw ajak Danna, Kibot and Ulfi tapi mereka gak ada yang bisa dateng. Gw juga gak tau tempatnya tapi gw nanya ama Sibo (admin Akber). Tiap acara akber, gw usahain dateng Rin. Besok2 kita janjian ya
“Bahkan ada lho yang katanya sekarang beli akun twitter yang follower-nya jutaan terus ganti nama jadi nama sebuah brand. Astaga”
Memang benar, Mbak faktanya ada. Di Twitter ada yang jual beli follower. Di FB beli akun orang kemudian di-rename. Ya, daripada susah-susah mulai dari nol mending beli. Mungkin itu pikir mereka.
Aku pertama kali tahu berita ini pas baca di Kaskus, ternyata semalam dibahas. Aku kaget banget. Dan ada yang bilang, seorang selebtwit udah dibeli akunnya seharga 70juta katanya dan namanya diganti jadi brand minuman. Cuma mikir, di sana ada kemauan, ada uang maka jadilah ya transaksi. Uang besar susah nolaknya
baca sekilas.. ga ngerti mbak deva.. hehehe
*nangis di pojokan* apanya yang gak dimengerti Mel? Biar aku jelasin lagi
wah terimakasih, blog saya dipromosikan dalam posting seleb blog
*Tengok kiri-kanan* Sipaa seleb blog? Ooo…Akber ya
jujur memang penting dalam etika komunikasi, baik offline maupun online
Betul
eh ngomong2 Akber apaan yah ? Salam kenal ya dari kami..
Ya maaf, saya edit dech tulisannya. Akber itu Akademi Berbagi. Bisa follow mereka di @akademiberbagi