Bukankah dulu kita diajarkan bahwa syarat sebuah negara itu adalah wilayah, pemerintah, dan rakyat? Saat ini, Indonesia mempunyai semua syarat terbentuknya sebuah negara. Tapi entah mengapa bagi saya, ada yang harus dipertanyakan tentang hal ini.
Indonesia memang mempunyai wilayah meski sering bermasalah, tapi setidaknya itu adalah wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Lalu, syarat kedua yaitu pemerintah. Walaupun sering berseberangan dengan suara rakyat, tetap Indonesia mempunyai pemerintah pusat. Seorang Presiden, Wakil Presiden, dan jajaran Kabinetnya. Begitu juga dengan syarat ketiga, yaitu rakyat. Meskipun rakyat sering merasa bingung, kecewa, kesal bahkan marah, dan tidak sedikit juga yang merasa bahagia serta tercukupi (semoga) tetap saja penduduk yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia adalah rakyat Indonesia.
Lantas apakah salah jika keutuhan negara dipertanyakan di saat wilayah, pemerintah, dan rakyat sering tidak bersinergi?
Ah, mungkin ini hanya pikiran ruwet saya. Mungkin ketiga unsur ini sedang berdialektika dalam sebuah sistem demokrasi, yang butuh waktu untuk mencapai satu kata, ideal.
Deva
November 1, 2011 at 5:52 am
Waaahhh berat dev topiknya.. *makan kacang* hehehe
November 2, 2011 at 3:27 am
*Duduk merapat ke Niee ah bagi kacangnya*
October 31, 2011 at 5:00 am
hanya ingin mengikuti postingan agan .
salam kenal yya
http://www.hajarabis.com
October 31, 2011 at 5:30 am
Kaskuser ya
October 31, 2011 at 3:22 am
itu emang udah jadi lingkarang setan, 1 hal terkait ama yang lain. muteeerrr terus selama semua masih egois dan saling menyalahkan, gak ada yang mau introspeksi dan membenahi dirinya sendiri dulu…
October 31, 2011 at 3:26 am
Betul. Lingkaran setannya udah njelimet banget. Tapi paling gak, kita rakyat Indonesia (caelah) gak boleh nyerah untuk ngebenerin negara ini
October 31, 2011 at 3:11 am
Hahaha Indonesia dari dulu ga ideal-ideal, sistem aja ganti-ganti. Demokrasi, liberal, kerakyatan, reformasi hahaha~
Oh ya mbak… hahaha emang ikut kontes terusss biar ada apdetan di blog :p :p
October 31, 2011 at 3:24 am
Una, seinget aku, Indonesia gak pernah mempunyai sistem liberal. Terus reformasi itu bukan sistem tapi proses merubah format (sistem)
Bwhahaha….iya nich kamu ikutan kontes mulu, semoga menang. Good luck!