Memanusiakan Manusia
Sangat manusiawi rasanya jika ingin mendapatkan pujian dari hasil pekerjaan. Bahkan terkadang kesal jika sudah berusaha sekeras mungkin untuk memberikan yang terbaik tapi tidak mendapatkan pujian atau apresiasi apapun.
Saya dibesarkan dalam lingkungan kerja yang banjir pujian dan deras akan kritikan. Fair. Jika pekerjaan bagus akan dibilang bagus tapi jika pekerjaan jelek ya siap-siap terima kritikan dan revisi. Semua orang meniatkan diri untuk tampil sesempurna mungkin meskipun sering di tengah jalan melakukan beberapa titik kesalahan. Itulah fungsinya penilaian. Membuat orang terpacu untuk berbuat yang maksimal.
Tapi ternyata ada beberapa orang yang mengalami kekesalan di tempat kerja karena mereka merasa kering akan pujian. Merasa sudah melakukan hal yang terbaik tapi ternyata tidak diberi respon positif. Tapi jika berbuat buruk, respon berupa kritikan akan langsung diterima.
Ini bukan tentang haus akan pujian. Tapi, bagaimana kita saling menghargai anggota tim.
Untuk hal sekecil apapun, seperti membalas email dengan cepat, tidak ada salahnya kan jika di akhir email selalu ditulis “terima kasih”.
Memanusiakan manusia. Jelas, bahwa manusia bukan robot.
Deva




orang jawa mempunyai ekspresi “nguwongake”, artinya kurang lebih sama, memanusiakan manusia
Good for you then
memang makasih kata yang paling mudah diucapkan, tapi paling sering dilupakan… ^__^
Makasih Be
pujian yg berlebih bisa tdk baik dan tdk ada pujian jg tdk baik
yg baik adalah pujian dng kadar yg pas, tdk kurang dan tdk lebih
Pas!
Betul, pujian itu memang dibutuhkan ya, dan kadarnya memang harus ‘pas’.
Btw, jadi ingat, dulu pernah nonton di kartun buat anak-anak gitu (pas aku SD nontonnya, hahaha), ada tiga kata yang sangat sakti yang perlu diucapkan seseorang “sesering” mungkin: terima kasih, tolong, dan maaf.
Yup, itu 3 kata-kata sakti yang ngebuat orang semakin merasa dihargain. Makasih Ko hehehe
Yap, manusia bukan bot yang mengirim email.
Setuju! Hidup Asop! #eh…
aaaahh aku juga masih menyeliokan thanks disetiap kesempatan
Makasih, Niee
krn kebiasaan juga ya …. di sini kudengar kata terima kasih berkali kali baik di tempat umum, juga di rumah sendiri, dari orang ornag yg kucintai, bisa lebih dari sepuluh kali mereka mengucapkan kata terima kasih ini
Di kantor dan rumahku juga tiap ngapain juga bilang makasih, Mbak. Balikin pulpen, ambilin minum atau apapun. Harus ada yang membiasakan hal tersebut
makasih udah dingatkan mbak dev
Sama-sama Niee…
betul itu. perlu lah adanya pujian kalo emang patut dipuji. dan kata2 terima kasih juga perlu dibudayakan..
Sayangnya masih ada beberapa orang sungkan bilang “makasih”, Om