L.I.F.E

Anak Bontot

Dulu ketika saya masih dalam tahapan sekolah atau kuliah, saya merengek – dalam arti kata sesungguhnya – karena diperlakukan seperti anak kecil karena ya memang saya anak bontot alias anak bungsu. Tidak boleh ikut campur dalam urusan keluarga sama sekali.

Hanya belajar dan main. Tahunya enak dech. Kalaupun tahu ada masalah di rumah, saya pasti akan jadi orang terakhir yang tahu, itu pun setelah rentetan anggota keluarga besar lain yang tahu.

Kakak dulu juga pernah bilang ke saya kalau selamanya saya akan tetap jadi anak kecil di rumah.

Dulu belum mengerti maksud omongan kakak saya ini apa tapi akhirnya mengerti. Ya, tetap jadi anak kecil. Tapi pasti berbeda perannya.

Dan beberapa hari lalu, peran saya dibesarkan di rumah. Saya bersyukur dilibatkan dalam pemecahan masalah di rumah. Walaupun solusi yang saya tawarkan tidak langsung dapat memecahkan masalah, tapi kalau dilihat dari skalanya, ya bisa dibilang cukup meringankan.

Ya, beberapa hari lalu, saya sedih sekali dan tidak tahu apa yang bisa saya lakukan. Untunglah, semua masalah tersebut sudah ringan, paling tidak untuk saat ini. Untunglah banyak tangan yang menggenggam saya, pelukan hangat dan banyak tepukan di bahu untuk mengisyaratkan bahwa semua akan baik-baik saja. Jika tidak ada itu semua, mungkin saya menyerah.

Karena masalah ini akhirnya saya mengerti bahwa biarkan proses pendewasaan tersebut berjalan apa adanya. Ada saat di mana kita memang hanya sebagai penonton. Maka nikmati proses tersebut.

Kelak menjadi pemain maka kita tidak akan ragu untuk mengambil peran tersebut.

Mungkin terkaget-kaget di awalnya tapi memang harus dihadapi.

Deva

About these ads

5 thoughts on “Anak Bontot

  1. hahahaha, jadi ‘baby’ memang gitu kayaknya ya. Selamanya akan tetap berstatus ‘baby’, apalagi kalau bersaudaranya agak banyakan, hehehe :D

      • banyak mah itu dev.. kecuali kayak aku yang cuma punya 1 kakak jadi gak terasa banget anak kecilnya.. semenjak dari Kuliah aku udah diajak bicara soal permasalahan keluarga dan diminta pendapat-pendapatnya,,, hehehe…. emang berasa jadi penting seh dirumah :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s