Semalam secara tidak sengaja saya menonton acara Mario Teguh Golden Ways di Metro TV. Kalau tidak salah, temanya adalah You Only Live Once. Sebenarnya saya sudah tidak pernah lagi menonton acara Mario Teguh tapi akhirnya kemarin memilih menonton acara ini karena ada satu kalimat yang membuat saya berpikir, yaitu “bahagiakan orang tua…”
Saya bukanlah anak yang selalu patuh terhadap orang tua, bahkan di antara semua anak orang tua saya, saya adalah anak paling berani untuk melawan ayah. Saya jadi ingat kalimat yang dikeluarkan ayah saya saat Hendra bicara dengannya.
Ayah: “Deva ini anaknya sangat manja Hendra. Tapi sayangnya dia tidak pernah mendapatkan rasa manja itu dari saya. Dia ini anak yang paling berani melawan omongan saya. Keras sekali anaknya.”
Jelas bahwa itu bukan kebanggaan buat saya. Nah, kalau dilihat dari hal tersebut, kelihatan kan kalau saya bukan tipikal anak yang sudah berhasil membuat bangga orang tuanya.
Tapi bukankah kita, sebagai anak, tidak perlu menilai diri kita sudah cukup membanggakan atau membahagiakan orang tua? Paling tidak, usaha semaksimal mungkin untuk membuat mereka merasakan hal tersebut. Ya kan? Untuk hal ini, sebutlah saya sebagai seorang penakut “nilai”.
Banyaklah pengalaman yang sebenarnya menguatkan penilaian saya sebagai anak yang jarang bikin orang tua senang, hehehe…
Mmm…saya tiba-tiba berpikir sesuatu hal saat kalimat “bahagiakan orang tua” keluar dari Mario Teguh.
Bagaimana jika seorang anak harus melakukan hal yang salah di mata hukum, sosial, budaya, dan ukuran-ukuran lainnya tapi BERHASIL membahagiakan orang tuanya? Dan orang tua seperti apa yang harus dibahagiakan? Semua-kah?
Deva
July 23, 2012 at 11:57 am
Cie dimanja hendra…. *disambit baliho
July 24, 2012 at 2:48 am
Ih kamu tau aja inti tulisan ini bhwahhaha….
July 23, 2012 at 9:26 am
kalau disuruh ngukur aku mah gak tahu deh dev.. lah sering melawan juga.. tapi hal hal besar seperti aku harus jadi PNs walopun aku gak begitu pengen aku ikutin juga.. yaaa… kadang bahagia kadang geram deh ortu aku.. hehehehe
July 24, 2012 at 2:35 am
Itu hal yang biasa kok Niee. Tiap anak pasti pernah lah ya beda pendapat sama orang tuanya. Ya, makanya kita usaha sebaik mungkin untuk bikin ortu happy
July 19, 2012 at 5:08 am
Harapan orang tua terkadang tidak dalam ujud harta benda atau sanjung puja. Melihat anak2nya bisa tumbuh sehat, sukses, dan bahagia sudah cukup membuat mereka ikut bahagia.
July 18, 2012 at 1:24 pm
Orang tua pasti bahagia lah, kalo gak sampe menderita
July 17, 2012 at 7:55 am
bahagiakan orang tua itu harus !
July 17, 2012 at 6:04 am
setiap anak pasti akan berusaha membahagiakan ortunya dan gitu juga sebaliknya…
prinsipnya: you will always want to see people you love happy, right?
July 18, 2012 at 2:15 am
Yup Om, itu bener banget!
July 16, 2012 at 10:50 am
Dan lagi, apakah definisi “bahagia” bagi orangtua itu??
July 17, 2012 at 2:29 am
So true Ko…
July 16, 2012 at 8:21 am
Sayang saya tidak mendengarkan kata-kata Mario Teguh
.
July 16, 2012 at 9:46 am
Iyalah…kamu kan lebih tua dari Mario Teguh hehehe…
July 16, 2012 at 10:35 am
Yuk