Ladeva's Blog

Let's share a cup of tea with me

Rumah (Kemang)

| 14 Comments

“Rasanya tadi aku serasa pulang ke rumah Ndra…”

Itu adalah sepenggal isi pembicaraanku kepada Hendra semalam, di telepon. Perasaan suka cita membanjiri adrenalinku dan tanpa terbendung.

Saya: “Aku tadi pagi hampir jatuh dari motor lho.”

Hendra: “Kok bisa?”

Saya: “Iya, kalau naik motor bareng Abang harus banyak baca doa”

Hendra: “Iya…baca dah yang banyak.”

Saya: “Kok kamu gak kedengaran khawatir aku mau jatuh dari motor?”

Hendra: “Apa aku masih harus khawatir sama kamu kalau suara kamu aja ceria dan semangat banget malam ini?”

Hahaha…memang semalam, sekali lagi, rasa bahagia tidak bias ditutupi dari saya. Bahkan saya yang biasanya pulang kerja malas untuk membicarakan apa pun, yang berhubungan dengan pekerjaan, di rumah, semalam jadi sangat terbuka dengan Mama.

***

Pada saat pertama kali aku mendapat undangan dari kantor Kemang untuk buka bersama, saya langsung menyanggupi untuk datang. Tapi di sisi lain, berdoa semoga suasananya tidak akan kaku. You know…sometimes you have feeling that when you are gone, they will forgetting you. Dan itu yang saya rasakan.

Ketika membuka pintu restoran pun berharap semoga semua lancar.

Saya melihat punggung besar itu. Yang tidak lain adalah punggung guru saya.

Saya menepuknya. Dia kaget. “Hey Devaaa!”

Suasana cair seketika.

Suapan pertama, dia menanyakan: “Gimana projek kamu?”

Tanpa bisa menahan, saya pun bercerita tentang projek yang sedang saya jalani.

Di meja itu, di tempat yang sama setahun yang lalu dan dua tahun lalu, ya…kami selalu berbuka puasa di restoran yang sama di samping kantor, ada 3 anak baru. Dua orang pengganti saya untuk sementara dan satu orang anak magang.

Merasa penuh.

Full Team!!!

Saya pun bertanya bagaimana perkembangan kantor Kemang saat ini.

Senang, bisa mendengar cerita Bos saya.

Rasa nyaman ternyata masih ada di sini. Menenangkan sekali bertemu mereka. Mungkin rasanya seperti seseorang yang sudah lama bepergian dan akhirnya kembali ke rumah.

Seperti burung yang terbang tinggi dan kembali ke sangkarnya untuk menetap (kembali).

Deva

Author: ladeva

Blogger and love travelling :)

14 thoughts on “Rumah (Kemang)

  1. hahaha, memang terasa banget bahagianya Dev.

    Btw, kayaknya aku pernah loh ke restoran yang di foto itu :P Tapi gak yakin juga ding, kan itu ada beberapa cabang gitu ya di Jakarta dan siapa tahu interiornya mirip-mirip, hmmm….

  2. ah ngebacanya kerasa bahagia jugaaa.. ::D

  3. Waaahh.. kantornya gak terlalu rame ya ternyata dev.. Jd pengen balik gak tuh? ;)

  4. Ha ha…, kursi lamamu sudah keisi :D .

  5. wadoohh mau jatoh dari motor masih bisa bahagia apalagi nanti klo jatoh bneran mbak :D
    iya ya klo ketemu orang yang dket banget sama kita suka kangen :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 157 other followers